Marhaban Ya Sahabat Fillah

Info Islamic Blog | Mimbar Dakwah Online

AL MARUF

Mimbar Dakwah Online

MARHABAN YA RAMADHAN KARIM

Segenap aktivis dakwah ALMARUF menucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1434 Hijriah"

Komunitas Blogger Jogja

Blogger Jogja Berhati Nyaman

Komunitas Blogger Pelajar Kota Jogja

Wadah rembugan para Blogger Pelajar #kotajogja

Selasa, 29 Januari 2013

Dilarang Keras, Membanggakan Nasab

Assalamu'alaykum



"Saya dari keturunan ningrat lho"
"Saya dari keturunan masyayikh lho"
Kalimat bernada pamer tersebut sering kali kita dengar. Banyak orang disekitar kita yang suka membangga-banggakan nasab atau keturunannya. Padahal dalam Islam hal tersebut sangat dilarang, karena akan menimbulkan sifat riya' dan sombong. Na'udzu billahi

"Hendaklah semua kaum berhenti membangga-banggakan moyang mereka yang telah mati, atau jika tidak, niscaya mereka akan menjadi lebih hina bagi Allah daripada bajing yang mengorek kotoran (tahi) dengan hidungnya."(Riwayat Tirmidzi)

 "Ada empat perkara yang masih ada pada umatku yang termasuk perilaku Jahiliyah yang tidak akan mereka tinggalkan, yaitu membanggakan nenek moyang, mencela kerabat, meminta hujan dengan bintang dan meratapi kematian." (Riwayat Muslim)

ini adalah sebuah cercaan keras dari Rasulullah. Sebab yang menjadikan kita mulia atau tidak itu adalah dirikita sendiri, bukannya bapak atau kakek kita.

Disamping itu, kita juga harus menjaga nama baik keluarga dan nasab,  jangan sampai orang yang bernasab dari seorang habib atau syekh malah menunjukan sifat yang tercela, sombong, angkuh, dan lain sebagainya.

Membangga-banggakan hanya dengan sekadar keturunan tidak boleh sebagaimana telah dijelaskan oleh Rasulullah n dan berbangga-bangga dengan keturunan itu termasuk perilaku jahiliyah. Sesungguhnya manusia menjadi mulia hanya karena amal perbuatannya, tidak akan berguna baginya kemulian bapak-bapak mereka terdahulu. Wallahu a'lam

Senin, 28 Januari 2013

Hukum Memakai Marga di Belakang Nama

Assalamu'alaykum


Dalam Firman-Nya tersebut, Allah mengharamkan kita untuk memakai nama marga selain nama dari orangtua, entah ayah atau kakeknya.
Sungguh telah datang ancaman yang keras bagi  orang-orang yang menisbatkan kepada selain ayahnya. Sering kita jumpai para wanita menisbatkan namanya dengan nama suaminya. Hal tersebut diharamkan oleh Allah, karena yang seperti itu meniru budaya kaum kafir.

Dalam Islam, nama marga yang boleh dicantumkan di belakang nama kita hanyalah anak atau keturunan, entah itu nama ayah atau nama kakek.

Barangsiapa yang mengaku sebagai anak kepada selain bapakny atau menisbatkan diriny kepada yang bukan walinya, maka baginya laknat Allah, malaikat dan segenap manusia. Pada hari kiamat nanti Allah tidak akan menerima dariny ibadah yang wajib maupun yang sunnah.
[Di keluarkan oleh Muslim dalam al-Hajj (3327 dan Tirmidzi dalam al-wala' wal Habbab bab Ma'Ja`a firman tawalla ghoiro mawalihi (2127), Ahmad (616) dari hadits Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu]

“Barangsiapa bernasab kepada selain ayahny dan ia mengetahui bahwa ia bukan ayahny. Maka surga haram baginya.”
[Dikeluarkan oleh Bukhari dalam al-Maghozi bab: Ghozwatuth Thoif (3982), Muslim dlm "al-Iman" (220) Abu Dawud dlm "al-Adab" (bab: Bab seseorang mengaku keturunan dari yang bukan bapakny (5113) dan Ibnu Majah dalam (al-Hudud) bab: Bab orang yang mengaku keturunan dari yang bukan bapakny atau berwali kepada selain waliny (2610) dan Ibnu Hibban (415) dan Darimi (2453) dan Ahmad (1500) dan hadits Abdi waqqash & Abu Bakroh radhiyallahu'anhuma)

Sabtu, 26 Januari 2013

Empat Hari Raya Islam dalam Setahun

Assalamu'alaykum

Makna hari raya dalam Islam sendiri adalah hari besar atau hari dimana terdapat peristiwa religius yang menyertainya. Dan hari raya itu sendiri bukan hanya terdiri dari dua hari raya, Idul Fitri dan Idul Adha. Melainkan empat hari raya yang dilalui umat Islam dalam satu tahun:

1. Hari Jum'at
Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at.” (HR. Ahmad)

2. Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal
3. Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban
4. Hari Maulid Nabi Muhammad SAW
“Barang siapa yang memulyakan / memperingati hari kelahiranku maka aku akan memberinya syafa’at pada hari kiamat. Dan barang siapa memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiranku, maka akan diberi pahala seperti memberikan infaq emas sebesar gunung fii sabilillah"

Rabu, 23 Januari 2013

Renungan di Malam Maulid Nabi

Assalamu'alaykum

Ya Rasulallah kami rindu padamu
Ya Allah, izinkan kami bertemu Rasul-Mu. Selagi masih hidup, pertemukan kami dalam mimpi
Ya Allah sampaikan salam kamu untuk Rasul-Mu, yang selalu menyertakan kami dalam doa-doanya. Bahkan saat Beliau berjumpa dengan-Mu
Ya Allah, bagaimana kami ini? Mengaku sebagai umat Rasul-Mu tapi kami tidak pernah mau belajar menambah ilmu tentang Rasul-Mu. Ampunilah kami Ya Allah
Ya Allah ajarilah kami untuk senantiasa mencintai Rasul-Mu dan mencintai apa yang diajarkan Rasul-Mu
Ya Allah, seperti apa penderitaan Rasul-Mu saat berjuang? Hingga kami hari ini dapat mengaku sebagai muslimin dan muslimah
Ya Allah kumpulkanlah kami dengan Rasul dan orang-orang yang dicintai Rasul-Mu
Ya Allah, Rasulmu pernah khawatir kami terpecah-pecah. Sekarang kekhawatiran itu terjadi. Sampaikan salam kami kepada Rasul-Mu Ya Allah


Ya Allah, umat Rasul-Mu ini belum bisa membuat Rasul-Mu tersenyum. Kami masih berbalut kebodohan, kemiskinan, dan kemaksiatan. Tolong ka Ya Allah, Anta Maulana
Ya Allah izinkan malam ini kami Tahajud, agar kelak dapat satu surga dengan Rasul dan keluarga Rasul-Mu

Oleh Ustadz Yusuf Mansur
Gambar Makam Sayyidina Muhammad SAW. Masjidil Nabawwi, Madinah Al-Mukarromah