Marhaban Ya Sahabat Fillah

Info Islamic Blog | Mimbar Dakwah Online

AL MARUF

Mimbar Dakwah Online

MARHABAN YA RAMADHAN KARIM

Segenap aktivis dakwah ALMARUF menucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1434 Hijriah"

Komunitas Blogger Jogja

Blogger Jogja Berhati Nyaman

Komunitas Blogger Pelajar Kota Jogja

Wadah rembugan para Blogger Pelajar #kotajogja

Kamis, 19 April 2012

Do'a Menghadapi Ujian Nasional

Bagi kalian yang sedang atau akan menghadapi Ujian Nasional. Saya akan membagikan informasi mengenai do'a untuk menghadapinya.

 Berikut adalah tips dan do'a untuk menghadapi Ujian Nasional :
Tips pertama :
1. Setelah Shalat maghrib kita dan kedua orangtua kita membaca surat Al-Ikhlas sebanyak banyaknya.
2. Sebelum berangkat ujian kita meminta maaf dan meminta doa restu kepada kedua orangtua kita dan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak banyaknya.
3. Saat Ujian baca surat Al- Fatihah 1x yang ditunjukan kepada guru mata pelajaran/pengawas ruang.

Ada juga do'a lain yg bisa kalian baca, berikut tips dan do'anya :
1. Membaca Al-Fatihah , Istighfar , Al-Ikhlas, An-Nas, Al-Falaq dan Ayat Kursi,
2. Doa ketika menghadapi Ujian : Allahummaj'allumi wal imtihanaati minannasihiina
"Ya Allah jadikanlah belajar & ujianku berada dalam keberhasilan. "

dan saat belajar juga dianjurkan membaca :

Bismillah, Allaahumma ‘allimnii bimaa yanfa’unii wanfa’nii bimaa ‘allamtanii innaka antal ‘aliimulkhabiiru
“Ya Allah, ajarilah aku akan segala hal yang bermanfaat bagiku dan berilah manfaat semua pengetahuan yang telah aku pelajari. Sungguh Engkau Zat Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana ”

Selain berdo'a kita juga harus selalu berusaha. Jangan takut dengan UN. Karena jika kita berdo'a memohon kepada Allah S.W.T maka Allah pasti akan menolong kita. Salam sukses.
Semoga pembaca, maupun siswa/i yang sedang atau akan menghadapi ujian diberi kemudahan dalam mengerjakan soal demi soal. Alhasil akan mendapat nilai yang dapat membuat orang tua tersenyum bangga. Amin Allahumma Amin.

Minggu, 25 Maret 2012

Do'a untuk orang yang sedang mencari jodoh

Assalamu'alaikum Wr. Wb..

Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menulis dan membaca posting kali ini. Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad S.A.W semoga pada hari akhir nanti kita mendapatkan syafa'atnya. Amin.

Pada posting kali ini saya akan menuliskan tentang beberapa do'a untuk yang sedang menunggu jodoh tiba. Berikut adalah do'a yang bersumber dari Al-Qur'an :
1. "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri" (QS Al-Anbiyaa' [21]:89)
2. "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa"Al-Furqan [25]:74


3.  (Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh" (Asy-Syu'araa' [26]:83)
4. (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (Al-Kahfi [18]10)


Jangan hanya berdo'a saja, akan tetapi kita juga harus berusaha. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..

Sabtu, 24 Maret 2012

Keutamaan membaca Rattib

Assalamu'alaikum Wr. Wb..
Alhamdulillahirrabil alamin kita masih diberi kesempatan untuk menulis dan membaca posting kali ini. Kali ini saya akan sedikit memberi informasi mengenai Keutamaan Membaca Rattib. Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Sayyidina Al-Musthofa Muhammad S.A.W, dan kepada keluarganya, para sahabatnya, dan Insya Allah kita juga akan mendapatkan syafa'atnya di hari akhir nanti. Amin.



Ini adalah tausiyah dari Al-Habib Munzir Al-Musawa pada hari Sabtu tanggal 22 Januari 2011 jam 21.30 WIB. Saya selaku penulis mohon maaf sebeumnya jika ada kesalahan dalam mengetik postingan ini, karena kesalahan adalah milik kita sebagai pendosa yang zina dan kebearan hanya dimiliki oleh Allah S.W.T.

Saya (Munzir) mengisahkan :
"Saat saya masih belajar di Tarim Hadramaut, ada seorang ulama yang lembut hatinya yaitu Al-Habib Syech Al-Kaff. Beliau adalah seorang saudagar kaya di masanya. Walaupun beliau kaya, Beliau tetap ber-Tawadu dan selalu merendah dan tak lupa mengeluarkan zakat untuk hartanya setiap hari, dan selain itu Beliau pun juga sering membaca Rattib setiap pagi dan sore juga mengamalkan suatu zikir dari ratib al-haddad yaitu : "Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Muhammad sebagai Nabi kami"
Suatu hari Habib Syech Al-Kaff membeli gula dari Singapore lalu ada seorang kusir yang memberikan telegram kepada beliau, isi telegram tersebut adalah "KAPAL YANG MEMBAWA GULA ANDA TENGGELAM DIMAKAN OMBAK" lalu beliau tersenyum mendengar berita itu dan berkata "KAPAL YANG MEMBAWA GULA-GULA KU TIDAK TENGGELAM, ITU KAPAL YANG TENGGELAM ADALAH KAPAL LAINNYA" dan kusir itu tertawa sembari berkata "MANA MUNGKIN PAK, SAYA SENDIRI SUDAH MENINJAUNYA LANGSUNG DAN BAPAK MASIH TIDAK PERCAYA" lalu Habib Syech Al-Kaff berkata "LIHAT SAJA SETELAH 2 MINGGU, KAPAL YANG MEMBAWA GULA GULA KU MERAPAT DI PELABUHAN"

Setelah dua minggu, bener apa yang di katakan Habib Syech Al-Kaff bahwa kapal yang membawa gulanya tidak apa apa dan tidak tenggelam, semuanya selamat, dan kusir itu kaget dan berkata "KENAPA BISA SEPERTI INI?? APA YANG BAPAK AMALKAN??" lalu Habib Syech Al-Kaff menjawab "SAYA SUDAH MENGELUARKAN ZAKAT MAL SAYA SETIAP HARI DAN SERING BERDZIKIR DI SORE DAN PAGI HARI YAITU MEMBACA RATTIB, MAKANYA SAYA TENANG DAN TIDAK GELISAH SEMUANYA ADALAH MILIK ALLAH. SAYA KAMU DAN SEMUA CIPTAANNYA INI MILIKNYA DAN KAPANPUN BOLEH IA AMBIL, YANG PENTING KITA PUNYA BEKAL UNTUK MENGHADAPNYA DAN SELALU BERSYUKUR KEPADANYA" dan kusir itupun menangis dan kembali ke jalan yang benar.

Subhanallah ini adalah kisah yang membuat kita akan selalu dekat kepada-Nya dengan lebih banyak berdzikir kepada-Nya dan dari kisah ulama yang berserah diri kepada Allah dengan zakat dan selalu membaca rattib diperjelas dengan sedikit saya ambil dari Rattibul Haddad karangan Izzatul Islam Alimam Abdullah bin Alwi Al-Haddad : "Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Muhammad sebagai Nabi kami" (3x)
Imam Nawawi dalam kitabnya " Al Adzkar" meriwayatkan hadist dari kitab "Sunan At Turmudzi" dari Tsauban R.A bahwa Nabi bersabda, "Barangsiapa pada petang hari mengucapkan RADHINA BILLAHI RABBA, WABIL ISLAMI DINA, WABI MUHAMMADDIN NABIYYA, niscahya Allah akan ridha kepadanya. Abi Said Al Khurdi meriwayatkan dari Tsauban bahwa Nabi bersabda "Barangsiapa mengucapkannya maka ia akan dimasukkan ke dalam surga. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Nabi berkata kepada Abi Said, "Wahai Abi Said, barangsiapa yang rela Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai Nabinya, niscahya ia akan dimasukkan ke dalam surga". Disebutkan dalam hadist lainnya bahwa Nabi bersabda "Barangsiapa mengucapkan Radhina billahi Rabba, wabil Islami dina, wabi Muhammaddin Nabiyya berarti ia telah merasakan kelezatan iman"

Semoga kisah nyata ini memberikan kiat semangat hidup dan selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan dzikir. Sekian informasi dari saya, mohon maaf atas segala kesalahan dalam mengetik. Barakallahufikum.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..

Kamis, 15 Maret 2012

Download Shollu pengingat waktu adzan

ownload Shollu pengingat waktu adzan secara gratis disini [ Download ]